Senin, 07 Februari 2011

Skripsi Sosial 4

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Abad 21 menghadapkan keadaan, permasalahan, dan tantangan yang berbeda dengan yang dihadapi dalam kurun waktu sebelumnya. Perkembangan lingkungan stratejik nasional dan internasional yang kita hadapi dewasa ini dan di masa datang di abad 21 mensyaratkan perubahan paradigma kepemerintahan, pembaharuan sistem kelembagaan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan bangsa dan dalam hubungan antar bangsa yang mengacu pada terselenggaranya kepemerintahan yang baik.
Sehubungan dengan itu pemerintah telah melakukan perubahan-perubahan mendasar di bidang kelembagaan pemerintahan dan kepegawaian negeri sipil yang meliputi standar kompetensi yang diharapkan oleh masyarakat yang memperoleh pelayanan dari aparatur pemerintah yang baik.
Sejalan dengan itu, untuk meningkatkan eksistensi organisasi baik di lingkungan kerja dan lebih khusus lagi di mata masyarakat, maka dibutuhkan potensi sumber daya manusia yang mampu melayani berbagai aktivitas dengan baik, sehingga bisa tercipta suasana kerja yang menyenangkan dan kondusif, baik yang ada pada organisasi privat maupun organisasi pemerintah. Hal ini semakin disadari bahwa pegawai menjadi sumber daya terpenting bagi setiap organisasi dan kinerja pegawai sangat menentukan organisasi secara keseluruhan. Tanpa pegawai yang berkinerja tinggi, organisasi akan mengalami kegagalan guna mencapai tujuan dan mengembangkan tugas yang telah ditentukan. Sebagai aparatur negara untuk lebih mendayagunakan mutu pelayanan kepada masyarakat yang efektif dan efisien diperlukan pegawai yang benar-benar berkualitas, memiliki kemampuan profesional, penuh semangat pengabdian dan disiplin yang tinggi agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat merupakan pelayanan yang sifatnya mengayomi, meladeni dan mendorong prakarsa dan peran aktif masyarakat.
Melalui pelayanan yang diberikan pegawai kepada masyarakat dengan cara yang lebih mudah dan hasil yang lebih baik, maka pendayagunaan pemerintah dapat diciptakan lebih efisien, efektif, bersih dan berwibawa serta mampu melaksanakan seluruh tugas yang diemban, sehingga mampu memberi rasa puas pada masyarakat tanpa adanya pembedaan kepentingan.
Berangkat dari pemikiran itu, maka penulis mencoba untuk mengkaji lebih jauh dalam sebuah penelitian yang berjudul “Pelaksanaan Pelayanan Prima pada Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Woha Kabupaten Bima”.
B. Rumusan Masalah.
Rumusan masalah pada kegiatan penelitian ini sebagai berikut :
1. Bagaimana prinsip kesederhaan dalam pelayanan prima pada Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Woha Kabupaten Bima;
2. Bagaimana prinsip kejelasan dan kepastian dalam pelayanan prima pada Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Woha Kabupaten Bima;
3. Bagaimana prinsip keterbukaan dan keterpaduan dalam pelayanan prima pada Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Woha Kabupaten Bima;
4. Bagaimana prinsip kewajiban dalam pelayanan prima pada Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Woha Kabupaten Bima;
5. Bagaimana prinsip keadilan yang merata dalam pelayanan prima pada Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Woha Kabupaten Bima;
6. Bagaimana prinsip ketepatan waktu dalam pelayanan prima pada Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Woha Kabupaten Bima;
C. Tujuan dan Kegunaan Penelitian.
1. Tujuan Peneitian.
Tujuan penelitian dapat dikemukakan sebagai berikut :
a. Untuk mengetahui prinsip kesederhaan dalam pelayanan prima pada Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Woha Kabupaten Bima;
b. Untuk mengetahui prinsip kejelasan dan kepastian dalam pelayanan prima pada Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Woha Kabupaten Bima;
c. Untuk mengetahui prinsip keterbukaan dan keterpaduan dalam pelayanan prima pada Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Woha Kabupaten Bima;
d. Untuk mengetahui prinsip kewajiban dalam pelayanan prima pada Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Woha Kabupaten Bima;
e. Untuk mengetahui prinsip keadilan yang merata dalam pelayanan prima pada Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Woha Kabupaten Bima;
f. Untuk mengetahui prinsip ketepatan waktu dalam pelayanan prima pada Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Woha Kabupaten Bima;
2. Kegunaan penelitian.
Kegunaan penelitian dapat dikemukakan sebagai berikut :
a. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna sebagai masukan pada Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Woha Kabupaten Bima pada khususnya. Serta Instansi pemerintah lain pada umumnya dalam melaksanakan Pelayanan Prima yang diberikan pada masyarakat.
b. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna sebagai salah satu bahan referensi dalam kajian mengenai Pelayanan Prima diberikan kepada masyarakat secara umum dan menyeluruh.
D. Sistimatika Pembahasan.
Penulisan ini direncanakan sebanyak 5 (lima) bab yang bab demi bab dapat dirinci pada sistematika pembahasan ini sebagai berikut :
Bab Pertama : Sebagai bab pendahuluan yang terdiri dari latar belakang, rumusan masalah, tujuan dan kegunaan penelitian serta sistematika pembahasan.
Bab Kedua : Merupakan tinjauan pustaka yang menguraikan tentang pengertian pelaksanaan, pelayanan, pelayanan prima, bentuk pelayanan, daasr hukum pelayanan prima, unsur dan pentingnya pelayanan prima, dimensi dan manfaat pelayanan prima serta kerangka pemikiran.
Bab Ketiga : Merupakan bab metode penelitian yang memuat tentang jenis penelitian, lokasi penelitian, populasi, sampel dan responden, teknik pengumpulan data, identifikasi dan definisi operasional variabel serta metode analisis data.
Bab Keempat : Merupakan bab deskripsi lokasi penelitian dan pembahasan hasil penelitian yang menjelaskan tentang penerapan pelayanan prima pada Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Woha Kabupaten Bima, kemampuan fasilitas yang tersedia untuk menunjang pelaksanaan pelayanan prima pada Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Woha Kabupaten Bima dan Kendala yang dihadapi untuk melaksanakan pelayanan prima pada Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Woha Kabupaten Bima.
Bab Kelima : Sebagai bab penutup yang memuat tentang kesimpulan dan saran-saran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar